 |
 |
|
 |
 |
|
| News /
Rubrik
/ Utama |
|
| 3 Calon Independen Lawan 2 Calon Parpol | | By redaksi |
| Senin, 08-Maret-2010, 07:52:48 |
484 clicks |
 |
 |
|
|
CILEGON-Lima pasangan calon Walikota/Wakil Walikota Cilegon siap bersaing dalam Pilkada Cilegon 9 Mei mendatang. |
|
|
Kelima calon ini masing-masing Tb Iman Ariyadi-Edi Ariadi (jalur parpol), Ali Mujahidin- Syihabudin Syibli (jalur parpol), Humaidi Husen-Faridatul Fauziah (jalur independen), Achyadi Yusuf-Irvin Andalusianto (independen), dan Helldy Agustian-Djuher Arif (independen) resmi ditetapkan KPU Cilegon, Minggu (7/3), setelah menempuh rapat pleno penetapan pada Sabtu (6/3).
Hadir dalam kesempatan tersebut empat pasangan calon sementara Ali Mujahidin tidak menghadiri acara penetapan tersebut dan hanya diwakili oleh calon Wakil Walikota Syihabudin Syibli.
Sementara itu ratusan pendukung tiap pasangan calon memadati Kantor KPU Cilegon menunggu hasil penetapan.
Kelima pasangan calon dinyatakan lolos karena KPU Cilegon menilai berkas persyaratan sudah memenuhi persyaratan. Selain itu hasil tes kesehatan dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cilegon menyatakan, kelima pasangan sehat jasmani dan rohani untuk menjadi calon Walikota dan Wakil Walikota.
Untuk tiga pasangan calon independen diumumkan juga hasil perolehan dukungan verifikasi faktual yang sebelumnya sudah dilaksanakan. Pasangan calon Humaidi-Faridatul memperoleh 19.421 dukungan foto copy KTP dari yang dipersyaratkan KPU sebanyak 19.193. Pasangan Achyadi Yusuf-Irvin Andalusianto memperoleh 19.341, dan pasangan Helldy Agustian-Djuher Arif memperoleh 20.327 dukungan.
Calon Walikota Cilegon Tb Iman Ariyadi usai penetapan pasangan calon mengatakan, akan menggerakkan 23 partai koalisi untuk bergerak meraih suara dari konstituen masing-masing. Kata Iman, jangan sampai pundi-pundi suara tiap parpol yang sudah terbangun hilang.
“Berdasarkan hasil Pileg (pemilihan legislatif -red) secara keseluruhan kita punya 76 persen suara. Ini tantangan bagi parpol bagaimana mempertahankan sehingga 76 persen suara jangan sampai bocor,” ujarnya.
Ketua Tim Pemenangan Iman-Edi, Fakih Usman, menambahkan, optimistis dapat meraih lebih dari 76 persen suara melalui koalisi yang sudah terbangun. Selain itu, Fakih mengatakan, melalui tim pemenangan yang sudah terbentuk diharapkan bisa maksimal mengumpulkan suara.
“Sekitar 35 relawan pendukung Iman-Edi sudah terbentuk. Ini yang akan bergerak,” ujarnya.
Calon Wakil Walikota Cilegon Syihabudin Syibli mengaku telah menyiapkan 6.000 personel tim pemenangan untuk menggalang dukungan. Ia mengatakan, siap bersaing dengan pasangan calon lain.
“Beberapa relawan sudah terbentuk seperti Laskar Mujahidin, Gerakan Masyarakat Pendukung Perubahan (Gempur), Laskar Perubahan, dan Wanita Peduli Perubahan,” ujarnya.
Ditanya ketidakhadiran Ali Mujahidin, Syihabudin mengatakan sedang ada keperluan lain yang tidak bias ditinggalkan. “Kang Ali sedang menghadiri pertemuan dengan komunitas warga Padang. Sehat kok, tidak sakit,” paparnya.
Calon Walikota dari jalur independen Helldy Agustian mengungkapkan, siap menang dan siap kalah dalam pertarungan bursa Pilkada. Namun, ia mengaku tetap memiliki langkah strategis untuk penggalangan suara.
“Saya tegaskan lagi siap menang dan siap kalah. Berbicara dukungan, saya sudah siapkan strateginya melalui tim pemenangan,” tandasnya.
Ketua Pokja Sosialisasi dan Pencalonan Fathullah Hasyim mengatakan, tahap selanjutnya adalah melaksanakan pengundian nomor urut calon yang akan dilaksanakan, Selasa (9/3). “Beberapa persyaratan kita minta tiap calon segera melengkapi karena mendesak. Seperti pas foto terbaru untuk diserahkan ke percetakan untuk surat suara,” paparnya.
Ketua KPU Cilegon Syaeful Bahri menjamin tidak ada pesanan nomor urut pada saat pengundian. Kata Syaeful, itu bisa dibuktikan mulai dari penentuan kursi duduk para calon saat penentapan nanti yang sudah diundi. “Nomor urut tempat duduk saat pengundian sudah kita lakukan. Sistem pengundian nomor urut kita akan contoh seperti pengundian nomor urut pada piala dunia,” jelasnya. (air) |
|
|
|
 |
 |
|
 |
 |