Home
Rubrik
Tentang kami
News / Rubrik / Pilkada
Cecep Alihkan Massanya Ke Jazuli-Airin
By redaksi
Kamis, 15-November-2007, 06:25:42 294 clicks Send this story to a friend Printable Version
TANGERANG –Sudah bukan menjadi rahasia umum lagi, jika bakal calon Bupati Tangerang yang gagal diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Cecep Mihardja mempunyai historis tersendiri dengan incumbent Ismet Iskandar.
Tak heran, jika Rabu (14/11) kemarin, di kediamannya, secara resmi Cecep mengalihkan massanya ke pasangan Jazuli Juwaini-Airin Rachmi Diany.
Cecep mengklaim akan membawa massanya yang berjumlah sekitar 500 ribu orang untuk memilih Jazuli-Airin, karena dirinya gagal menjadi bupati.
Pengusaha limbah se Jabotabek ini mengaku tidak kesal dengan PDIP, karena tidak memilihnya. “Saya tidak pernah kesal dengan PDIP atau partai lain, tetapi bisa Anda bayangkan sendiri bagaimana saya sudah mendapat massa di PDIP hingga menang pada Rakercabsus pimpinan anak cabang PDIP se Kabupaten Tangerang. Namun, tiba-tiba saya tidak dimajukan DPP PDIP,” ungkapnya.
Dalam acara deklarasi pengalihan dukungan tersebut, tampak ribuan massa pendukung Cecep setuju dengan pengalihan dukungan itu. Cecep menuturkan, masyarakat di Kabupaten Tangerang saat ini sudah bosan dengan adanya raja kecil di Kabupaten Tangerang.
“Masyarakat sering bertanya kepada saya, akan ke mana kami setelah bapak gagal. Setelah itu saya memikirkan kalau masyarakat golput akan sayang, kemudian saya mencari sosok yang benar-benar bersih. Ternyata, sosok Jazuli-Airin adalah jawabannya. Selain itu, pasangan tersebut tidak pernah menjegal pada saat penjaringan partai manapun dengan saya,” tukasnya.
Meski secara resmi memberikan dukungan, Cecep tetap meminta Jazuli-Airin untuk menandatangani kontrak politik kepadanya. Dalam kontrak politik itu tercantum berbagai program Cecep yang harus dijalankan oleh Jazuli-Airin pada saat menjalankan pemerintahan nanti. Salah satunya adalah membebaskan biaya sekolah dari tingkat SD hingga SMP.
“Ini sebagai bukti bahwa mereka siap memperbaiki sistem di Pemkab Tangerang,” ucapnya. Saat ditanya apa yang melatarbelakangi pengalihan dukungan itu, Cecep mengakui adanya visi dan misi yang sejalan dan rasional bersama Jazuli-Airin. Dengan adanya dukungan dari massa Cecep, pasangan Jazuli-Airin, kata dia, pastinya akan beratambah suaranya sekitar 30% dari total pemilih yang jumlahnya mencapai sekitar 2,2 juta.
“Kami memiliki massa yang solid, terutama massa kami berada di bagian pantura barat,” tegasnya. Cecep sendiri meyakini Jazuli-Airin akan menang pada Pilkada Kabupaten Tangerang yang berlangsung 20 Januari 2008 mendatang.
“Optimis dengan adanya massa dari saya suara pasangan itu akan naik. Saya boleh tidak jadi, tetapi aspirasi dan program saya harus ada yang menjalankan dan saya siap mendaftarkan diri menjadi juru kampanye pasangan ini. Jika ini juga tidak menang saya berjanji akan berhenti di politik, ucapnya.
Saat ditanya kontribusi yang dia dapatkan dari Jazuli-Airin, Cecep menjawab dirinya cukup senang dengan adanya perhatian pasangan itu kepada masyarakat. “Saya bukan orang susah, rumah saya besar dan saya pengusaha. Kehadiran saya kembali ke dunia politik kemarin adalah karena saya sangat miris melihat masyarakat. Sebagai mahluk sosial saya ingin maju, berhubung gagal saya alihkan semuanya, tandasnya.
Dihubungi terpisah, bakal calon bupati yang diusung koalisi perubahan Jazuli Juwaini mengatakan, sangat berterima kasih atas dukungannya. Jazuli yakin, dengan adanya dukungan dari massa pendukung Cecep, pihaknya dari yang hanya optimis menang menjadi sangat optimis.
“Pak Cecep mempunyai massa yang cukup besar dan solid, kami yakin dengan dukungan massanya bakal menambah suara kami yang cukup signifikan. Setidaknya, 51% suara akan masuk ke Jazuli-Airin, tandasnya. (adr)

Discussion
Latest Post
Latest Response
E-Paper

Link