 |
 |
|
 |
 |
|
| News /
Rubrik
/ Metro Tangerang |
|
| Proyek APBD 2005 Dinilai Tak Berkualitas | | By sukar |
| Rabu, 05-Juli-2006, 00:35:07 |
368 clicks |
 |
 |
|
|
| TIGARAKSA - Tahun kualitas yang dicanangkan Bupati Tangerang Ismet Iskandar, tampaknya belum terlaksana dengan baik. |
|
|
Kalangan DPRD Kabupaten Tangerang mengaku menemukan banyak proyek dalam APBD 2005 berkualitas buruk.
Sorotan terhadap buruknya proyek APBD 2005 ini disampaikan sebagian besar fraksi ketika menyampaikan pemandangan umumnya terkait Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tangerang tahun anggaran 2005, pada Sidang Paripurna DPRD, Selasa (4/7).
Proyek-proyek yang dinilai tak berkualitas itu bukan saja pembangunan jalan. Tapi juga termasuk pembangunan jembatan dan pembuatan sarana MCK di wilayah Sepatan, Sukadiri Pakuhaji, dan Mauk yang belum lama ini terserang wabah penyakit muntaber.
Fraksi PPP melalui juru bicaranya Entus Satibi menilai, dalam melaksanakan pembangunan jalan dan jembatan, dinas terkait kurang memerhatikan kualitas. “Di lapangan, kami masih banyak menemukan kekurangan dari proyek-proyek itu,” kata Entus.
Fraksi PDIP dan Fraksi PKS pun demikian. Melalui juru bicaranya Bahrul Ulum, Fraksi PDIP menyoroti proyek yang dikerjakan Dinas PU Bina Marga dan Dinas Tata Ruang dan Pemukiman.
Setidaknya terdapat 12 proyek yang disoroti fraksi ini, seperti pelebaran Jalan Cibadak Tigaraksa, jembatan talang air Kecamatan Rajeg, peningkatan Jalan Parakan Kecamatan Pamulang, dan pembangunan jembatan ke karantina hewan Kecamatan Teluknaga yang belum dilaksanakan dan direalisasikan.
Sementara, Fraksi PKS menyoroti peningkatan Jalan Ceger-Cipadu, Jalan Polsek Pondok Aren, yang rusak dalam waktu singkat.
“Kami minta pemerintah tidak mengkambinghitamkan cuaca sebagai penyebabnya,” kata M Yusuf, juru bicara Fraksi PKS.
Dalam kesempatan itu, Pemkab Tangerang juga menuai kritik lantaran belum melakukan daftar hitam kepada para kontraktor nakal. (dai)
|
|
|
|
 |
 |
|
 |
 |